Author:
• Tuesday, December 07th, 2010

Kambing kacang sangat cepat berkembang biak karena pada umur 15-18 bulan sudah bisa menghasilkan keturunan. Jenis kambing ini cocok untuk penghasil daging karena sangat prolifik (sering melahirkan anak kembar dua). Terkadang dalam satu kelahiran menghasilkan keturunan kembar tiga setiap induknya. Kambing kacang berkembang biak sepanjang tahun.

Kambing kacang merupakan kambing asli Indonesia dan Malaysia. Sifatnya lincah, tahan terhadap berbagai kondisi, dan mampu beradaptasi dengan baik di berbagai lingkungan alam setempat. Kambing kacang dapat hidup dengan perawatan yang seadanya, bahkan hampir tidak memerlukan pemeliharaan sama sekali. Hewan ini sering dibiarkan mencari pakan sendiri, kawin, dan beranak tanpa bantuan pemilik ternak. Produk yang dihasilkan terutama dimanfaatkan dalam bentuk daging dan kulit. Berikut adalah ciri-ciri dari kambing kacang:

  • Bulu pendek dan berwarna tunggal (putih, hitam, dan cokelat). Adapula yang warna bulunya berasal dari campuran ketiga warna tersebut.
  • Kambing jantan maupun betina ┬ámemiliki tanduk yang berbentuk pedang, melengkung ke atas sampai ke belakang.
  • Telinga pendek dan menggantung.
  • Janggut selalu terdapat pada jantan, sementara pada betina jarang ditemukan.
  • Leher pendek dan punggung melengkung.
  • Bobot kambing jantan dewasa rata-rata 25 kg dan betina dewasa 20 kg. Tinggi tubuh (gumba) jantan 60-65 cm dan betina 56 cm.
  • Kambing jantan berbulu surai panjang dan kasar sepanjang garis leher, pundak, punggung, sampai ekor.
  • Tingkat kesuburan tinggi.
  • Tahan penyakit.
  • Kemampuan hidup saat lahir 100% dan kemampuan hidup dari lahir sampai sapih 79,4%.
  • Kemungkinan induk melahirkan anak kembar dua sekitar 52,2%, kembar tiga 2,6%, dan tunggal 44,9%.
  • Kambing kacang jantan muda mencapai dewasa kelamin umur 19-25 minggu atau 135-173 hari, sementara betina pada umur 153-454 hari atau rata-rata pada umur 307,72 hari.
  • Presentase karkas 44-51%.
  • Kambing betina pertama kali beranak umur 12-13 bulan.
  • Rata-rata bobot anak lahir sekitar 3,28 kg.
  • Total bobot sapih (umur 90 hari) sekitar 10,12 kg.

Di Sulawesi terdapat ternak kambing yang mirip kambing kacang dan disebut kambing marica. Ukurannya lebih kecil dibandingkan kambing kacang di Jawa dan tidak bertanduk.

Sumber: Buku Penggemukan Kambing Potong

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply